RAPAT KOORDINASI MENGHADAPI PELAKSANAAN KAMPANYE PEMILIHAN GUBERUR DAN WAKIL GUBERNUR TAHUN 2018

Tanggal : 15 Februari 2018 - Penulis : Administrator



Atur ukuran font text : A+ A-

Bima, Dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2018, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bima melakukan Rapat Koordinasi.

Rapat koordinasi tersebut dilakanakan pada hari Rabu (14/2) bertempat di Kantor KPU Kabupaten Bima yang dihadiri oleh sejumlah instansi/ lembaga diantaranya Panwas, Kepolisian, TNI, Satpol PP, Tim Penghubung masing-masing calon dan sejumlah media Massa.

Dalam rapat tersebut Ketua KPU Kabupaten Bima Yuddin Chandra Nan Arif menyampaikan bahwa mulai tanggal 15 Februari s/d 23 Juni 2018 masing-masing pasangan calon akan melaksanakan tahapan kampanye. Untuk itu di minta kepada masing-masing penghubung melakukan penertiban alat peraga dan bahan kampanye yang di buat sendiri oleh masing-masing pasangan calon.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa untuk alat peraga dan bahan kampanye yang di buat oleh KPU Provinsi akan di serahkan kepada masing-masing penghubung setelah KPU Kabupaten Bima menerima barang berupa alat peraga dan bahan kampanye dari KPU Provinsi NTB.

Yang perlu diperhatikan juga bahwa untuk iklan di media massa akan dilaksanakan mulai tanggal 10 s/d 23 Juni 2018 sehingga di minta kepada panwas untuk mengawasinya serta pasangan calon dan timnya untuk tidak memuat iklan kampanye di media massa sebelum waktunya.”ujarnya

Sementara itu Muhamad Waru (Devisi SDM dan Parmas) menyampaikan bahwa masih banyak alat peraga masing-masing pasangan calon yang terpasang dibeberapa tempat sehingga besok hari Kamis (15/2) KPU Kabupaten Bima dan instansi/lembaga terkait akan melakukan monitoring dan penertiban alat peraga kampanye.

Untuk pemasangan alat peraga kampanye akan dilakukan sendiri oleh masing-masing pasangan calon sesuai dengan lokasi yang telah ditentukan. Dan diminta kepada masing-masing tim untuk memelihara, menjaga dan bertanggungjawb terhadap terjadinya kerusakan alat peraga kampanye yang telah terpasang,”ujarnya.