PLENO TERBUKA PENETAPAN DAFTAR PEMILIH HASIL PEMUTAKHIRAN DPHP DAN DAFTAR PEMILIH SEMENTARA DPS

Tanggal : 13 Maret 2018 - Penulis : Administrator



Atur ukuran font text : A+ A-

Bima, KPU Kabupaten Bima menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Perbaikan ( DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Tahun 2018. Pleno tersebut berlangsung di Aula Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bima pada hari Senin (12/3/2018).

Rapat Pleno tersebut dilaksanakan secara terbuka dan dihadiri oleh Panitia Peilihan Keamatan (PPK) Panwas Kabupaten Bima, Penghubung 4 Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB dan Muspida Kabupaten Bima serta dari jajaran Pemerintah Daerah.

Ketua KPU Bapak Yuddin Chandra Nan Arif, SH., MH, menjelaskan, pleno tersebut merujuk pada PKPU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Daftar Pemilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Tahun 2018.

"Hasil DPHP ini merupakan hasil coklit dari tingkat PPDP, yang ditetapkan oleh PPS dan PPK dan selanjutnya kita plenokan di tingkat kabupaten," terangnya.

Peserta rapat pleno berasal dari 18 kecamatan di Kabupate Bima dan masing-masing PPK menyampaikan hasil Rekapitulasi di tingkat kecamatan.

Ketua KPU Kabupaten Bima Yuddin Chandra Nan Arif menyampaikan bahwa pada hari minggu (11/4/2018) kemarin  telah dilakukan sinkronisasi data antara KPU Kabupaten Bima dan PPK Se- Kabupaten Bima untuk memastikan bahwa data hasil pemutakhiran sudah lebih valid. Setelah dilakukan sinkronisasi, masih di temukan adanya perubahan sehingga dibuatkan berita acara perbaikan. 

Setelah dilakukan rekapitulasi DPHP akan dilanjutkan dengan penetapan DPS pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2018. DPS yang ditetapkan ini akan di cetak dan dikirimkan ke masing-masing PPS untuk di tempel             di papan pengumuman atau tempat-tempat strategis yang mudah dijangkau dan dilihat oleh masyarakat.

Untuk itu diminta kepada masyarakat untuk mengecek namanya dalam daftar pemilih sementara tersebut. Apabila warga masyarakat belum terdaftar dalam DPS, diharapkan untuk segera menghubungi PPS setempat dengan menunjukan KTP atau surat keterangan (suket).

Dari data hasil rekapitulasi tersebut masih bersifat sementara dan akan ada perbaikan lagi sampai ditetapkannya Daftar Pemilih Tetap (DPT).”Ujarnya.

Sementara itu ketua Panwas Kabupaten Bima mengharapkan kepada PPK dan PPS agar melakukan koordinasi lintas wilayah untuk memastikan penduduk yang pindah ke desa lain terdaftar dalam daftar pemilih dimana dia tinggal dan disamping itu pemilih yang pindah tersebut dipastikan tidak menggunakan KTPnya tersebut untuk memilih sesuai dengan alamatnya,”terangnya.