PENDIDIKAN PEMILIH PADA KELOMPOK MASYARAKAT LANJUT USIA LANSIA DI KECAMATAN SANGGAR.

Tanggal : 28 November 2017 - Penulis : Administrator



Atur ukuran font text : A+ A-

Bima, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bima pada hari Senin (27/11) bertempat di Aula Kantor Desa Kore Kecamatan Sanggar dilaksanakan kegiatan Pendidikan Pemilih khusus kepada Kelompok Masyarakat Lanjut Usia (Lansia). Pendiddikan pemilih pada kelompok lansia ini bertujuan untuk mengajak pemilih khususnya kelompok msyarakat lansia untuk ikut berpartisipasi pada setiap tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2019. Masa lansia sering dimaknai sebagai masa kemunduran, terutama pada keberfungsian fungsi-fungsi fisik dan psikologis sehingga dengan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat baru bagi kelompok masyarakat lansia untuk ikut berpartisipasi dalam setiap tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2018 dan Pemilihan Serentak Tahun 2019.

Kegiatan Pendidikan pemilih ini dihadiri oleh warga desa kore yang berumur 60 tahun keatas baik dari kalangan ibu-ibu maupun bapak-bapak dengan jumlah peserta 50 orang dengan narasumber berasal dari KPU Kabupaten Bima serta dihadiri pula oleh Camat Sanggar dan Kepala Desa Kore kecamatan sanggar, seluruh anggota PPK dan PPS juga ikut hadir dalam menyukseskan kegiatan ini. Dalam kegiatan Pendidikan pemilih oleh Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Kabupaten Bima pada kelompok masyarakat lansia ini merupakan salah satu terobosan karena selama ini kelompok ini masih kurang di perhatikan pada hal mereka juga memiliki hak pilih yang sama seperti masyarakat lainnya. sejumlah peserta dengan penuh semangat mengikuti kegiatan ini sampai selesai karena ditengah kegiatan narasumber memberikan kuis dengan hadiah berupa kaos rumah pintar pemilu Kabupaten Bima.

Setiap warga masyarakat memiliki hak yang sama dalam hal memberikan suara di tempat pemungutan suara (TPS) tidak terkecuali terhadap warga masyarakat dari kelompok lanjut usia (Lansia), sehingga perlu adanya partisipasi kita dalam melakukan sosialisasi baik dalam kegiatan mbolo weki (musyawarah mufakat) apalagi banyak dari peserta ini yang berasal dari ketua-ketua RT dan RW.

“partisipasi kita semua dalam setiap tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2018 dan Pemilihan serentak Tahun 2019 sangat menentukan nasip Provinsi NTB kedepan dan jangan ada anggapan bahwa suara dari bapak dan ibu dari kelompok masyarakat lansia tidak ada artinya tetapi sesungguhnya suara itu sangatlah berarti dan memiliki nilai yang sama dengan suara yang di berikan oleh yang lainnya, ujar Ahmad SP Sekcam  Sanggar”

Perbedaan pilihan dalam setiap pemilihan dan pemilu oleh setiap warga masyarakat adalah sesuatu yang biasa terjadi dan jangan jadikan perbedaan itu yang dapat mencederai nilai-nilai demokrasi.

“Pada setiap pelaksanaan pemilihan dan Pemilu sering kita dengar terjadinya perpecahan atapun perselisihan antar pendukung dan bahkan dalam satu keluargapun sering kali terjadi perselisihan yang mengakibatkan perpecahan dalam keluarga untuk itu besar harapan kami dari penyeleggara pemilihan dan Pemilu agar pada saat pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Tahun 2018 dan Pemilu serentak Tahun 2019 nanti kejadian seperti itu tidak perlu lagi terjadi.” Ujar Muhamad Waru, SH.,MH Devisi Parmas dan SDM.

Sebagai pemilih hendaknya sebelum menuju bilik suara untuk dapat mengecek surat suara yang di serahkan oleh KPPS apakah surat suara tersebut dalam keadaan baik ataupun cacat dan apabila cacat dapat di ganti hanya satu kali.

“tingkat partisipasi masyarakat dalam setiap pemilihan dan pemilu khususnya di Desa Kore Kecamatan Sanggar cukup bagus tetapi jumlah suara tidak sah juga cukup tinggi, untuk itu kepada bapak dan ibu yang hadir pada kegiatan pendidikan pemilih ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada tetangga ataupun warga lainnya untuk dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar seperti membuka surat suara pada saat pencoblosan. “Ujar Zuriati, SP devisi Tekhnis penyelenggara