KPU RI ADAKAN BIMBINGAN TEKNIS SISTEM INFORMASI PERSEORANGAN PESERTA PEMILU SIPPP DI PALEMBANG

Tanggal : 16 Maret 2018 - Penulis : Administrator



Atur ukuran font text : A+ A-

KPU Republik Indonesia mengadakan Bimbingan Teknis Sistim Informasi Perseorangan Peserta Pemilu Pada Penelitian Administrasi dan Verifikasi Faktual Syarat Dukungan Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemilu Tahun 2019 yang di adakan di hotel Novote palembang, Kamis(15/3/2018).

Kegiatan ini dilaporkan secara resmi oleh Kepala Biro Hukum RI Sigit Joyo Wijoyo.
Disampaikan kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 15 sampai dengan 17 Maret Tahun 2018, regional Sumatra Selatan diikuti oleh 11 provinsi dan 172 kabupaten kota, selanjutnya Regional Bali dan sulawesi selatan dikendari.
" tuturnya sesuai dengan amanat UU Nomor 7 tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum Tahun 2019 Pendaftaran Calon peserta Pemilu Perseorangan Anggota DPD berbeda dengan pemilu sebelumnya dikarnakan sekararang mengunakan metode IT mulai dari pendaftaran, Verikasi Administrasi, Pengambilan Sampel sampai Penetapan Hasil".

Disamping itu acara ini dibuka secara Resmi oleh Ketua KPU RI Arif Budiman, dalam sambutannya bahwa Pendaftaran Paserta Pemilu Tahun 2019 dilaksanakan dengan dua jalur yaitu Pendaftaran melalui jalur Partai Politik dan jalur Perseorangan diantara dua jalur ini sama -sama mengunakan metode IT.

Cara penghitungan jumlah dukungan Peserta Pemilu Perseorangan DPD berbeda dengan pemilu sebelumnya karna pemilu sebelumnya cara Penghitungan dengan mengunakan jumlah penduduk akan tetapi sekarang merujuk pada Undang - undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu untuk menghitung jumlah dukungan dengan mengunakan jumlah Pemilih Terakhir.

Senada dengan itu Ketua Divisi Hukum Hasyim Asy'ari menyampaikan bahwa menurut pasal 183 ayat 1 dan ayat 2 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat dalam daftar pemilih tetap sampai dengan 1 juta orang harus mendapatkan dukungan paling sedikit 1000 Pemilih, provinsi dengan jumlah Penduduk yang termuat di dalam daftar pemilih tetap Lebih dari 1 juta sampai dengan 5 juta pemilih Harus mendapat dukungan paling sedikit 2000 pemilih, Provinsi dengan jumlah Penduduk yang termuat di dalam DPT 5 juta sampai dengan 10 juta harus mendapatkan dukungan paling sedikit 3000 pemilih dan provinsi yang jumlah Penduduk yang termuat di dalam DPT 10 juta sampai dengan 15 juta pemilih harus mendapatkan dukungan paling sedikit 4000 Pemilih.

Kemudian Provinsi dengan Jumlah Penduduk yang termuat dalam DPT 15 juta harus mendapatkan 5.000 pemilih dengan dukungan tersebar paling sedikit 50 % dari jumlah Kabupaten Kota di provinsi yang bersangkutan.