KPU KABUPATEN BIMA MENETAPKAN 4 PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI BIMA

Tanggal : 31 Agustus 2015 - Penulis : Administrator



Atur ukuran font text : A+ A-

BIMA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima resmi menetapkan empat pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati. Keempat Paslon ditetapkan setelah proses verifikasi berkas syarat pencalonan dan pleno penetapan, Senin (24/8) kemarin.

Empat pasangan yang dinyatakan lolos menjadi calon tersebut yakni Ady Mahyudi-Drs A Zubair (Azaib). Pasangan tersebut diusung PAN (7 kursi), PKB (3 kursi) dan PPB (2 kursi) dengan total dukungan sebanyak 12 kursi.

Selanjutnya, pasangan Khayir-Hamid (K-H) dari jalur perseorangan dengan mengumpulkan syarat dukungan sebanyak 44 ribu. Kemudian, pasangan Drs H Syafrudin HM Nor dan Drs H Masykur (Syukur) diusung Partai NasDem (3 kursi), Demokrat (5 kursi) dan PDIP (3) dengan jumlah dukungan 11 kursi DPRD.  Terakhir, pasangan Hj Indah Damayanti Putri dan Dahlan MH Nor (IDP-Dahlan). Pasangan ini diusung partai koalisi Golkar (6 kursi), Hanura (4 kursi) dan Gerindra (4 kursi) dengan jumlah 14 kursi.

Komisioner KPU Kabupaten Bima, Muhammd Waru SH mengatakan, empat Paslon yang mendaftar dinyatakan memenuhi syarat. ‘’Mereka semua lolos menjadi calon,” jelasnya, kemarin.

Dikatakan, semua Paslon akan melakukan pengundian nomor urut pada Selasa (25/8) hari ini. Selain itu, pihaknya akan mengumumkan Surat Keputusan (SK) penetapan tersebut. Juga Visi-Misi dan riwayat hidup Paslon dan tim kampanye masing-masing.

Meski sudah ditetapkan sebagai calon, namun beberapa kandidat harus memenuhi persyaratan lain. Khususnya bagi calon yang masih terikat PNS dan anggota DPRD.

‘’Aturan ini terpisah. Bagi yang masih PNS dan anggota legislatif masih memiliki waktu 60 hari untuk menyerahkan surat pengunduran diri mereka,” jelasnya.

Ketiga kandidat tersebut yakni pasangan Azaib, Zubair dan pasangan independen Khayir yang masih berstatus PNS. Sementara calon bupati Indah Damayanti Putri juga harus menyerahkan surat PAW dari DPRD setempat.

“Jika mereka tidak memenuhi ketentuan ini hingga 60 hari kedepan, akan didiskualifikasi dari calon bupati dan wakil bupati,” tandasnya.