KPU BIMTEK PENCALONAN DAN PENDAFTARAN PEMILIH UNTUK PPK DAN PPS

Tanggal : 08 Juni 2015 - Penulis : Administrator



Atur ukuran font text : A+ A-

Komisi Pemilhan Umum (KPU) Kabupaten Bima mengadakan Bimbingan Teknis bagi PPK dan PPS se-Kabupaten Bima selama 3 (tiga) hari bertempat di Aula Kantor KPU Kabupaten Bima. Pada hari pertama tanggal 3 Juni 2015, PPK dan Ketua PPS Sape, Ambalawi, Soromandi, Madapangga, Wawo dan Parado, pada hari kedua tanggal 4 Juni 2015 melibatkan PPK dan PPS Wera, Lambu, Langgudu, Tambora, Sanggar dan Donggo dan pada tanggal 5 Juni 2015 KPU melakukan Bimtek untuk PPK dan PPS Lambitu, Monta, Belo, Palibelo, Bolo dan Woha. Kegiatan bimtek ini bertujuan untuk menyatukan persepsi antara KPU dengan PPK, PPS tentang pencalonan dan pemuktahiran data pemilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima Tahun 2015.

Ketua KPU Kabupaten Bima, Siti Nursusila, S.Ip.M.Msip mengungkapkan bimtek ini sangat penting dilakukan karena sebentar lagi yaitu tanggal 11-15 Juni 2015 KPU Kabupaten Bima akan menerima penyerahan syarat dukungan calon perseorangan yang selanjutnya akan diverifikasi faktual oleh PPK dan PPS.

Mengenai pemberian dukungan oleh masyarakat kepada pasangan Calon Perseorangan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima Tahun 2015, atau surat pernyataan pemberian dukungan PPS akan memverifikasi faktual dukungan tersebut dengan cara datang langsung ke masing-masing rumah pendukung yang telah memberikan dukungan melalui KTP, Kartu Keluarga Paspor atau identitas lain yang diserahkan oleh pasangan calon perseorangan dengan Formulir Model B.1-KWK Peserorangan. Katanya.

Setelah dilakukan verifikasi faktual apabila pendukung tersebut menyatakan mendukung atau tidak mendukung maka PPS harus mengisi hasil verifikasi faktual tersebut dengan mengisi Form B.1-KWK Peserorangan bagi yang mendukung atau bagi yang tidak mendukung dapat mengisi Form B.3-KWK Peserorangan, kemudian setelah selesai dilakukan verifikasi faktual oleh PPS maka Form B.1-KWK Peserorangan ditanda tangani bersama oleh Calon Bupati dan Wakil Bupati mengetahui Kepala Desa/Lurah setempat. Ujarnya.

Pada saat penyerahan syarat dukungan dari calon perseorangan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima Tahun 2015, KPU Kabupaten Bima akan langsung melakukan verifikasi terhadap syarat dukungan tersebut apakah memenuhi jumlah dukungan minimal 7,5% dari total jumlah penduduk Kabupaten Bima yang dibuktikan dengan KTP ataupun identitas lainnya, dan apakah syarat dukungan tersebut tersebar pada minimal 10 (sepuluh) Kecamatan di Kabupaten Bima. tuturnya

Setelah KPU telah menerima Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dari Pemerintah yang diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri pada Tanggal 3 Juni 2015, maka KPU akan mengolah data DP4 tersebut dengan mensinkronisasikan dengan daftar pemilih pada pemilu terakhir dan dimasukkan kedalam Aplikasi Sistem Informasi Pemilih (SIDALIH) yang selanjutnya diserahkan ke KPU Kabupate/Kota yang akan melaksanakan Pilkada serentak tanggal 9 Desember 2015.

Ketua KPU Kabupaten Bima menyampaikan bahwa pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima Tahun 2015 jumlah TPS direncakan 800 TPS, tetapi belum bisa ditentukan jumlah TPS per Desa karena masih harus disesuaikan dengan jumlah pemilih pada masing-masing Desa.

Pada acara Bimtek ini Ketua Devisi Teknis KPU Kab. Bima, Zuriati, SP memaparkan bagaimana mengolah data DP4 di aplikasi SIDALIH agar dapat ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap, syarat-syarat penduduk yang memenuhi syarat menjadi pemilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima Tahun 2015.

Sementara itu Ketua Devisi Hukum KPU Kab. Bima Yuddin Chandra Nan Arif, SH.,MH dalam materinya menyampaikan tata cara pencalonan calon perseorangan dan tata cara verifikasi faktual dukungan terhadap calon perseorangan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima Tahun 2015. Peserta Bimtek juga melakukan simulasi tata cara pengisian formulir baik Form B.1-KWK Peserorangan maupun Form B.2.-KWK Peserorangan